YESNO 037

album_art_yesno037
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
Track List:
01. Dua Langkah Kecil
02. Cinta Itu Sengit
03. Untuk Anakku Dan Anak Dari Anak-Anakku
04. Hidup Itu Pendek, Seni Itu Panjang
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Download:
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Songs + Artwork 63 MB (ZIP)
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Streaming
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Cinta Itu Sengit

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.


Hidup Itu Pendek, Seni Itu Panjang

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.


………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Liner Notes
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Saya ingat sebuah siang hari. Taman yang luas di kawasan Situ Gintung yang belum memberontak, sebuah pesta perkawinan, ratusan orang yang tersebar di dalamnya –ada yang sedang asik ngobrol, makan, atau bahkan memerhatikan lawan jenis dengan sangat intens—, dan cuaca yang sangat cerah.

Yang punya hajat adalah Cholil Mahmud dan Irma Hudayana. Di pintu masuk taman itu, masing-masing tamu mendapatkan sebuah cd bersampul coklat. Isinya, setelah ditelaah lebih lanjut, adalah empat buah lagu.

Pasangan ini menulis dan menyanyikan lagu itu. Kemudian membagikannya kepada tamu-tamu mereka. Tentu saja, itu suvenir pesta perkawinan yang sangat tidak konvensional. Saya salah satu orang beruntung yang mendapatkan cd itu.

Kabar baik datang beberapa waktu yang lalu ketika pada akhirnya, lagu-lagi di dalam cd ini dirilis untuk orang banyak.

Sejujurnya, lagu-lagu ini memang layak mendapat pendengar yang lebih luas daripada hanya sekedar didengarkan oleh tamu-tamu pasangan ini saja.

Mereka memilih nama Indie Art Wedding. Tentu saja ini adalah nama yang bodoh. Dan saya yakin seyakin-yakinnya kalau mereka memang memaksudkan ini sebagai sebuah prasasti tertawaan yang (sekaligus) mengundang hujatan.

Tidak apa, karena proyek ini juga kemungkinan besar tidak akan ada kelanjutannya. Kalau pun ada, pasti mereka akan mengubah namanya.

Silakan langsung bertanya kenapa namanya itu. Mereka pasti akan dengan senang hati menjawab.

Kalau namanya mengundang cercaan, silakan dengarkan lagu-lagunya dengan seksama. Mereka beratus kali jauh lebih baik.

Empat lagu di rekaman ini direkam hanya dalam waktu dua shift. Itu setara dengan dua belas jam. Dan empat lagu ini juga setara dengan sebuah perayaan akan kehadiran tuan cinta paling hebat yang bisa diciptakan anak manusia.

Jika sudah mengunduh, silakan dengarkan lirik lagu-lagu ini dengan seksama. Tiap bagiannya mencerminkan sebuah kisah cinta yang begitu tulus, realistis, dan menggambarkan arah yang jelas kemana pasangan ini mengarahkan perjalanan mereka bersama.

Dan itu adalah insipirasi yang sederhana sekaligus punya daya ledak luar biasa. Selamat menikmati. (pelukislangit)
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Release Date
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
22 Desember 2009
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Info
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Direkam di Soundmate Studio oleh Venedar Komeng, Mixing dan mastering oleh Jonathan Vanco. Semua lagu diciptakan oleh Cholil Mahmud, Semua instrumen dimainkan oleh Cholil, Lirik ditulis oleh Cholil & Irma. Desain sampul oleh Wok The Rock, Ilustrasi oleh Rega Ayundya Putri.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Contact
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

E-mail
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Flattr this!