Pada tanggal 21-22 Juni 2019 Gabber Modus Operandi akan tampil dalam program Night Mass di festival musik eksperimental internasional Dark Mofo yang digelar di kota Hobart, Tasmania. Jemma Cole sang kurator program Night Mass terkesima saat menyaksikan aksi Gabber Modus Operandi pada bulan Februari lalu di CTM Festival, Berlin dan merasa unit gabber asal Denpasar ini sangat tepat untuk memeriahkan program Night Mass bersama dengan talenta-talenta progresif baru di dunia seperti IC3PEAK, Empress Of, Badsista, FAKA, Junglepussy, Teto Preto, dan Sampa The Great.

Dark Mofo adalah program musim dingin dari festival induk yaitu Mona Foma. Dirancang sebagai sebuah pesta yang merayakan kegelapan musim dingin dengan menampilkan pertunjukan musik, seni instalasi berskala masif, dan tradisi pesta perjamuan musim dingin di Tasmania. Dikarenakan memiliki nuansa pagan dan tema yang gelap, festival ini identik dengan estetika tradisi sastra dan seni gotik Tasmania. Musisi yang pernah tampil di acara ini diantaranya adalah Sunn O))), Laurie Anderson, Mogwai, Einstürzende Neubauten, Ulver, Autechre, dan Merzbow. Band asal Yogyakarta yang pertama kali tampil di program ini adalah Setabuhan. Roster Yes No Wave lainnya yaitu Senyawa dan Punkasila juga pernah tampil di festival musim panasnya, Mona Foma. Mona Foma sendiri merupakan program publik dari Museum of Old and New Art.

Sebelum tampil di Dark Mofo, Gabber Modus Operandi juga turut berpartisipasi di program musik Liquid Architecture di Melbourne pada tanggal 13 Juni 2019.

Simak program lengkap dan pemesanan tiket di situs Dark Mofo.

Flattr this!

Share in